Minggu, Juni 16, 2024

Latest Posts

Polisi Banjir Kritikan Setelah Panggil Pria Komentar Negatif ke Gibran

Jakarta

Seorang pria inisial AM di Slawi, Tegal, diciduk polisi lantaran mengunggah komentar yang menyinggung Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Berbagai kalangan pun mengkritik tindakan polisi itu.

Kasus ini bermula saat AM dalam posting-an akun @garudaevolution berkomentar soal Gibran yang meminta agar laga semifinal dan final piala Menpora digelar di Solo. AM lewat akun Instagramnya, @arkham_87, berkomentar, “Tau apa dia tentang sepakbola, taunya cmn dikasih jabatan saja,” pada Sabtu (13/3/2021).

AM kemudian dipanggil polisi. Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak menjelaskan alasan polisi memanggil pria yang berkomentar miring soal jabatan Wali Kota Solo yang disandang Gibran Rakabuming Raka. Dia menegaskan, polisi hanya ingin memberi edukasi tentang bijak menggunakan media sosial.

“Tim virtual police hadir memberikan edukasi ke masyarakat sekaligus pengawasan terhadap pengguna media sosial agar terwujud ruang digital yang sehat, bersih, beretika, maupun produktif, serta tanggung jawab,” kata Ade Safri, Selasa (16/3).

Kritikan pertama datang dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). YLBHI menilai AM harusnya tak perlu diciduk karena ujarannya masuk kategori kritik.

“Nggak bisa (ditangkap). Kan ini lebih ke kritik. Kalau hoax sama dengan Gibran tahu sepakbola,” kata Ketua Umum YLBHI, Asfinawati, kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Polisi menyebut komentar AM tersebut mengandung hoax. Asfin heran dengan pernyataan polisi tersebut. Dia menilai langkah tersebut mematikan pendapat yang kritis.

“Pertama, kadar tahu atau tidak itu kan relatif. Dari sudut ahli, seperti pelatih sepakbola internasional, pasti Gibran kadarnya nggak tahu,” ungkapnya.

“Dan tendensinya mematikan pendapat yang kritis. Jadi nggak kelihatan itu keinginan merevisi UU ITE, malah sebaliknya,” ujarnya.

Sementara itu, Kompolnas akan meminta klarifikasi Polda Jawa Tengah terkait peristiwa AM ini. Kompolnas akan bertanya kepada Polda Jawa Tengah atas tindakan yang sudah dilakukan polisi.

“Kompolnas akan klarifikasi ke Polda Jawa Tengah tentang fakta peristiwanya dan tindakan yang sudah dilakukan polisi,” kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, kepada wartawan, Rabu (17/3/2021).

Simak Video: Penjelasan Polri soal Netizen yang ‘Diproses’ Usai Komentari Gibran

[Gambas:Video 20detik]

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.