Site icon Informasi Mengenai Selebriti

Kakorlantas Beri Peringatan Keras Operator ETLE: Main-main, Langsung Copot!

BOGOR — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., resmi membuka Pelatihan Petugas Operator ETLE Tahun Anggaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung pada 27 hingga 29 April 2026 di Ole Suites Sentul, Jawa Barat, dengan didampingi oleh Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.

Pelatihan ini ditujukan untuk memastikan kompetensi yang kuat bagi para operator ETLE di seluruh jajaran Polda guna mengelola sistem penindakan elektronik nasional.

Ketegasan terhadap Integritas dan Transparansi

Dalam sambutannya, Irjen Agus memberikan instruksi tegas kepada jajaran Korlantas dan operator ETLE untuk menjaga integritas. Ia menekankan agar teknologi canggih ini tidak disalahgunakan dan ditekankan agar penegakan hukum berjalan transparan serta bebas dari praktik transaksional.

“Lompatan digital penegakan hukum kita menggunakan ETLE. Saya minta Pak Dirgakkum, kalau main-main ETLE, copot! Ya, jangan kita mengecilkan institusi kita. Mari kita besarkan sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat,” tegas Kakorlantas.

Untuk menjamin transparansi tersebut, Korlantas menetapkan kebijakan bahwa 95 persen penegakan hukum lalu lintas wajib menggunakan teknologi ETLE, dan hanya 5 persen yang menggunakan tilang manual.

Mengedepankan Program “Polantas Menyapa dan Melayani”

Selain penguatan pada aspek teknologi, Irjen Agus menyoroti pentingnya perubahan perilaku personel di lapangan. Ia mendorong penerapan program “Polantas Menyapa dan Melayani” agar petugas mengedepankan empati dan sikap humanis dibandingkan sekadar mengandalkan sanksi yang berpotensi menimbulkan jarak dengan masyarakat.

“Di situ ada empati, ada sapa, semuanya menjadi sahabat kita. Lebih baik itu daripada Anda menilang, belum tentu rasa keadilan diterima dan bahkan mungkin ada kebencian,” jelasnya.

Langkah digitalisasi ini merupakan implementasi nyata dari visi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang bertemakan “Beyond Trust Presisi”. Melalui pelatihan ini, Kakorlantas berharap Polantas dapat menjadi pelayan masyarakat yang modern, transparan, dan dicintai oleh seluruh pengguna jalan.

Exit mobile version