Jumat, Februari 23, 2024

Latest Posts

Aspek Perayaan 19 Tahun Memperingati Tragedi Tsunami Aceh pada 26 Desember

Cekkejadian.com – Pada tanggal tersebut, terjadi peristiwa tragis tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004.

Tahun 2023 menandai peringatan ke-19 dari peristiwa tsunami Aceh tersebut.

Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi berbagai informasi terkait tsunami Aceh.

Tentang Tsunami Aceh 26 Desember 2004

Dikutip dari situs Museum Tsunami Aceh, pada tanggal 26 Desember 2024, terjadi gempa bumi di Aceh pada pukul 07.58 WIB. Episenter gempa berada sekitar 157 km Barat Meulaboh, dengan kedalaman 30 km dan Magnitudo 9,3 SR (USGS).

Gempa tersebut pada tanggal 26 Desember 2004 di Aceh menyebabkan terjadinya tsunami di sepanjang wilayah yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Selain Sri Lanka, Thailand, dan India, Aceh menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak.

Tsunami Aceh tersebut menelan korban jiwa yang sangat banyak, mencapai 170.000 jiwa. Sebagai tindakan penghormatan terhadap para korban bencana ini, Museum Tsunami Aceh didirikan. Museum ini bukan hanya sebagai tempat peringatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pusat evakuasi dalam menghadapi bencana.

Puncak Peringatan 19 Tahun Tsunami Aceh

Dalam rangka peringatan tsunami Aceh ke-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Smong 16-17 Desember 2023. Dikutip dari situs resminya, puncak peringatan 19 tahun tsunami Aceh akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal: Selasa, 26 Desember 2023
Lokasi: Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Almuniza Kamal, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, melalui Kepala Bidang Pemasaran, T Hendra Faisal, menyampaikan bahwa peringatan 19 tahun tsunami Aceh memiliki makna sebagai introspeksi bagi masyarakat Aceh. Mereka dihimbau untuk terus mendoakan, berzikir, dan mengirimkan salawat.

Menurutnya, momen peringatan ini memiliki nilai edukasi tentang bencana yang penting, terutama di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada generasi yang belum mengalami langsung bencana tsunami tersebut.

“Refleksi peringatan tsunami menjadi sejarah penting bagi daerah Aceh, banyak negara di dunia yang membantu kebangkitan Aceh yang dapat dilihat dari area Museum Tsunami maupun di area Blang Padang,” ujarnya, Minggu (17/12/2023).

Tentang Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh, yang berlokasi di Banda Aceh, Aceh, Indonesia, adalah sebuah institusi yang didesain sebagai simbol peringatan dari bencana gempa dan tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004. Museum ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan sebagai tempat penampungan darurat untuk bencana, khususnya jika daerah tersebut kembali terkena tsunami.

Didesain oleh Ridwan Kamil, museum ini resmi dibuka pada bulan Februari 2008. Desainnya berhasil memenangkan sayembara internasional pada tahun 2007, yang diadakan untuk memperingati peristiwa tsunami tahun 2004.

Museum Tsunami Aceh berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda No 3, Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Letaknya tidak jauh dari Masjid Baiturrahman, dengan jarak sekitar 11 menit berjalan kaki atau 1 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Berikut jam operasional dan harga tiket masuk Museum Tsunami Aceh.

Jam buka Museum Tsunami Aceh:

– Setiap hari (kecuali Jumat): pukul 09.00-16.00 WIB
Harga tiket Museum Tsunami Aceh:
– Anak anak, pelajar, dan mahasiswa: Rp3.000,
– Umum dan orang dewasa: Rp5.000
– Turis mancanegara/asing: Rp15.000

Baca Juga : Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi, Warga Diharapkan Siaga dan Evakuasi

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari cekkejadian.com.Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.